Pages

Tampilkan postingan dengan label ketatanegaraan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ketatanegaraan. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 November 2012

Pamotan

Sekilas pandang Pamotan yang berada di Kec. Kalipucang Ds. Pamotan, Desa pamotan ini sangat banyak sekali sejarahnya, yang akan dijelaskan di bawah ini :


LIPUTAN PAMOTAN
Jurnal seputar Desa Pamotan, Kalipucang, Ciamis



Legenda Pamotan Ver.2: Jatuhnya Pedang Sultan Solo



Pamotan menurut cerita dari Sdr. Koko Komarudin dimulai pada abad ke-16 oleh keturunan Cina bernama “Ci Lin“ yang bergelar Embah Dalem Pamotan dan merupakan “Kadaleman / Kerajaan Kecil” yang pusat Kadalemannya di Pamotan (ditandai adanya tempat yang diyakini oleh Penduduk Pamotan sebagai “Kaputren/Kaputrian” di Tempat Pemakaman Umum/Pekuburan depan Kantor Desa Pamotan). Kadaleman Pamotan juga merupakan sebuah padepokan yang subur dan makmur, sehingga terkenal ke luar daerah.

Maka sampailah cerita kemakmuran dan kekuatan Kadaleman/Padepokan Pamotan ke Kesultanan Cirebon (Daerah Mataram). Kisah tentang Pamotan terdengar pula oleh Eyang Bagus Suta Pura. Eyang Bagus Suta Pura yang ingin menambah kesaktiannya pergi ke wilayah Selatan Cirebon yaitu ke Kadaleman Pamotan. Konon saat itu agama Islam belum masuk ke Kadaleman Pamotan. Karena itu, Eyang Bagus Suta Pura juga berniat menyebarkan Agama Islam di Kadaleman Pamotan -disamping untuk berguru-. Untuk memudahkan penyebaran Agama Islam, Eyang BAgus Suta Pura pun melamar anak perempuan Mbah Dalem Pamotan yang bernama DEWI ANDANSARI. Sebenarnya Eyang Bagus Suta Pura telah mempunyai istri yang bernama DEWI NAWANGWULAN. Setelah resmi menjadi menantu Mbah Dalem Pamotan, mulailah Eyang Bagus Suta Pura menyebarkan Agama Islam.

Sebelum masuk Agama Islam, kaum lelaki harus disunat terlebih dahulu. Mbah Dalem Pamotan sesungguhnya tidak keberatan bila Eyang Bagus Suta Pura menyebarkan Agama Islam. Namun saat Mbah Dalem Pamotan mau disunat dan setelah orang-orang melingkar berkumpul, tiba-tiba Mbah Dalem Pamotan bersembunyi di bawah meja bundar lalu menghilang. Lokasi menghilangnya Mbah Dalem Pamotan sampai sekarang diyakini di Pekuburan yang berada di Pojok Barat Daya Lapang Sepak Bola Pamotan atau Pojok Timur Lokasi SMPN 2 Kalipucang.

Sejak hilangnya Mbah Dalem Pamotan, “Kadaleman” dipimpin oleh Eyang Bagus Suta Pura dengan Gelar “Eyang Jaga Resmi”. Kadaleman Pamotan semakin maju dan Eyang Bagus Suta Pura semakin makmur. Kadaleman Pamotan semakin lama semakin maju. Diceritakan ada seorang Sultan dari Solo menyamar sebagai Pengemis lalu mendatangi Eyang Jaga Resmi. Begitu melihat pengemis Eyang Jaga Resmi memberikan nasehat bahwa “kalau mau makan harus mau beker. Sultan yang menyamar jadi pengemis itu disuruh menjaga kekayaan Kadaleman Pamotan. Patih yang dititipi kerajaan oleh Sultan merasa gelisah mengapa Sultan tidak kunjung pulang, akhirnya Patih pun memutuskan untuk menyusul Sultan.

Sesampainya di Kadaleman Pamotan, Patih melihat Sultan sedang bekerja menjaga padi di sawah. Patih pun sangat terkejut. Eyang Jaga Resmi mendengar ada yang memanggil Sultan pada penjaga kekayaannya, Eyang Jaga Resmi baru sadar bahwa Penjaga itu seorang Sultan namun saat Eyang Jaga Resmi mau memanggilnya, Sultan itu lari hingga Gobangnya (Pedang) tercecer maka tempat jatuhnya pedang dinamakan Cigobang. Eyang jaga Resmi lalu menyesali kekeliruannya dan bersumpah “Sampai tujuh turunan warga Pamotan tidak akan maju dan terus berada dalam kekurangan”. Sejak saat itu penduduk di wilayah Pamotan kesulitan untuk kehidupan ekonominya. Saat setelah Pamekaran pun, Pamotan menyadan gelar sebagai kawasan tertinggal.


Legenda Pamotan Ver. 1: Hilangnya Mbah Dalem Pamotan dan Sumpah Pangeran Alit


Menurut berbagai sumber, cerita dimulai pada abad ke-16 oleh keturunan Cina bernama “Ci Lin“ yang bergelar Embah Dalem Pamotan dan merupakan “Kadaleman / Kerajaan Kecil” yang pusat Kadalemannya di Pamotan (ditandai adanya tempat yang diyakini oleh Penduduk Pamotan sebagai “Kaputren/Kaputrian” di Tempat Pemakaman Umum/Pekuburan depan Kantor Desa Pamotan). Kadaleman Pamotan juga merupakan sebuah padepokan yang subur dan makmur, sehingga terkenal ke luar daerah. Maka sampai lah cerita kemakmuran dan kekuatan Kadaleman/Padepokan Pamotan ke Kerajaan Mataram. Maka saat Kerajaan Mataram mau menggempur Kompeni (VOC) di Batavia (Jakarta), Raja Mataram Sultan Agung mengutus adiknya yang bergelar Pangeran Alit untuk meminta Bantuan Kadaleman Pamotan agar menggempur VOC di Batavia.

Dengan berlayar lewat Laut Selatan dan masuk ke Sagara Anakan/Nusa Kambangan lalu menyusuri muara Sungai Citanduy, maka Pangeran Alit berlabuh di Pelabuhan Bulan. Mendaratlah Pangeran Alit di Kadaleman Pamotan. Konon saat itu Kadaleman Pamotan belum masuk Agama Islam. Pangeran Alit pun berniat menyebarkan Agama Islam di Kadaleman Pamotan -di samping untuk memohon bantuan-. Untuk memudahkan penyebaran Agama Islam, IPangeran Alit melamar Putri Mbah Dalem Pamotan yang bernama DEWI ANDANSARI. Setelah resmi menjadi menantu Mbah Dalem Pamotan, mulailah Pangeran Alit menyebarkan Agama Islam.

Sebelum masuk Agama Islam, kaum lelaki harus disunat terlebih dahulu. Sebenarnya, Mbah Dalem Pamotan tidak keberatan jika Pangeran Alit menyebarkan Agama Islam. Namun saat Mbah Dalem Pamotan akan disunat dan setelah orang-orang melingkar berkumpul, tiba-tiba Mbah Dalem Pamotan bersembunyi di bawah meja bundar lalu menghilang entah ke mana. Lokasi menghilangnya Mbah Dalem Pamotan sampai sekarang diyakini di Pekuburan yang berada di Pojok Barat Daya Lapang Sepak Bola Pamotan atau Pojok Timur Lokasi SMPN 2 Kalipucang.



Sejak raibnya Mbah Dalem Pamotan, Kadaleman dipimpin oleh Pangeran Alit dengan Gelar “Eyang Jaga Resmi”. Kadaleman Pamotan semakin maju dan Pangeran Alit semakin lupa akan tugas pokok mencari bantuan untuk menggempur VOC di Batavia. Karena lama tidak ada berita, maka Sultan Agung menyuruh punggawanya untuk mencari Pangeran Alit. Setelah memperoleh kabar dari punggawanya, Sultan Agung penasaran dan ingin melihat sendiri dengan mata kepalanya. Kemudian Sultan Agung berangkat menuju Kadaleman Pamotan -dan menitipkan kerajaan pada patihnya-. Sultan Agung berangkat menggunakan Kereta Kencana dan disembunyikan di Pelabuhan Bulan. Kemudian, Sultan Agung menyamar sebagai pengemis dan menghampiri Pangeran Alit/Eyang Jaga Resmi. Begitu melihat pengemis, Eyang Jaga Resmi memberikan nasihat bahwa “kalau mau makan harus mau bekerja dulu”. Sultan Agung yang menyamar jadi pengemis pun disuruh menjaga kekayaan Kadaleman.

Patih yang dititipi kerajaan oleh Sultan Agung merasa gelisah mengapa raja tidak kunjung pulang. Akhirnya Patih pun memutuskan untuk menyusul Raja Sultan Agung. Sesampainya di Kadaleman Pamotan, Patih melihat Raja sedang bekerja menjaga padi di sawah maka Pati pun sangat terkejut dan mengingatkan Pangeran Alit/Eyang Jaga Resmi bahwa “Gara-gara Harta, Tahta dan Wanita Pengeran telah gelap mata tidak tahu Kakak sendiri (Raja Mataram)”. Mendengar teguran itu, Pangeran Alit/Eyang Jaga Resmi lalu menyesali kekeliruannya dan bersumpah: “Sampai tujuh turunan warga Pamotan tidak akan maju dan terus berada dalam kekurangan”. Sejak saat itu, penduduk di wilayah Pamotan kesulitan untuk kehidupan ekonominya. Maka saat setelah Pamekaran pun, Pamotan menyandang gelar sebagai kawasan tertinggal.


Di belakang sana adalah lokasi hilangnya Mbah Dalem Pamotan


Kanker Serviks dan Spaghetti Pamotan



Kamis, 14 Juli, kami –para putri- dihubungi Ibu Kades mengenai acara bersama ibu PKK. Awalnya kami sedikit terkejut karena ada permintaan untuk berbagi ilmu mengenai cara memasak pempek khas Palembang. Karena minimnya persiapan, bahan-bahan, dan pengetahuan, akhirnya kami mengganti konten acara tersebut menjadi: penyuluhan kanker serviks dan cara memasak spaghetti.

Pukul 10 pagi, para putri pun berbondong-bondong menuju balai desa di mana para ibu PKK dan Ibu Kades sudah berkumpul untuk menyambut mahasiswi-mahasiswi Unpad ini. Acara dimulai dengan pembagian berbagai informasi mengenai kanker serviks. Sederhana saja: 1 laptop, 2 pembicara, dan sekitar belasan pendengar. Penyuluhan berjalan lancar. Para ibu PKK pun tampak tertarik dengan topik yang diajukan. Tidak sedikit yang bertanya dan mencatat. Ternyata pengetahuan tentang kanker serviks memang masih minim di desa Pamotan.

Setelah sekitar 45 menit berjalan, acara pertama pun ditutup. Tanpa basa-basi, meja yang diisi laptop tadi langsung dialihkan menjadi tempat memasak. Kompor, pisau, bahan baku, dsb. Setelah penjelasan singkat mengenai apa-itu dan bagaimana-memasak spaghetti, koki andalan kami mulai beraksi mempertontonkan keahliannya mengolah bahan baku. Para anggota PKK menyimak dengan pertanyaan-pertanyaan.

Setelah spaghetti terpampang, semua pengunjung pun langsung menyerbu dan melahap spaghetti ala Pamotan. Kami masih ingat sedapnya kolaborasi antara spaghetti dan kebersamaan ibu-ibu PKK. Hmm…..

Demikianlah Selayang pandang tentang Desa Pamotan yang konon disinyalair banyak sekali unsur sejarahnya terimakasih semoga bermanfaat.




.

Kamis, 01 November 2012

Makalah tentang NKRI

contoh makalah mengenai ketata negaraan khususnya mengenai pembahasan NKRI (Negara Kesauan Republik Indonesia) didalamnya dijelaskan bagaimana sistem pemerintahan NKRI :
 
 
 
BENTUK DAN SISTEM PEMERINTAHAN NKRI





Makalah Pengantar Ilmu Politik























Oleh :
NAMA : Agus sudrajat
NPM : 113507020


















FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
2011






KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “BENTUKPEMERINTAHAN NKRI”

Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian BENTUK PEMERINTAHAN NKRI atau yang lebih khususnya membahas tentang bentuk pemerintahan nkri, karakteristik, diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang bentuk pemerintahan nkri.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.


Tasikmalaya, 23 Desember 2011




Penyusun



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................................i
DAFTAR ISI.....................................................................................................................1
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................2
1.0 Latar Belekang......................................................................................................2
1.1 Tujuan Makalah....................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN...................................................................................................3
2.0 Bentuk Republik Indonesia...................................................................................3
2.1 Bentuk Pemerintahan Indonesia............................................................................3
2.2 Sistem Pemerintahan Indonesia.............................................................................3
2.3 Sistem Politik Indonesia........................................................................................4
BAB III PENUTUP............................................................................................................5
3.0 Kesimpulan............................................................................................................5
3.1 Saran......................................................................................................................6
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................................7
















BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
NKRI adalah kependekan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan negara merdeka dengan aneka corak keragaman, dengan aneka rupa-rupa polemic dan dengan warna-warni kebudayaan. NKRI adalah kesatuan wilayah dari Sabang di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sampai Merauke di Irian Jaya (Papua). Surga dunia, paru-paru dunia, dan keindahan alam dunia dijabat oleh NKRI. Letak nan strategis antara dua benua dan dua samudera serta dua lempeng patahan bumi menjadikan NKRI adalah sebuah negara kaya raya dan gemah ripah loh jinawi. Masyarakat yang ramah dan memiliki adat istiadat yang beragam semakin menjadikan NKRI sebuah negara yang disebut-sebut “benua yang hilang” itu.
Menyoal, NKRI adalah harga mati bahwa sejak nama itu diikrarkan ternyata masih banyak yang tidak cocok dengan empat huruf ini. Apa kurang enak didengar, apa kurang keren, entahlah, yang jelas muncul nama-nama alternatif pada awal-awal lahirnya NKRI. Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) adalah salah satu alternatif yang populer hingga kini, meskipun telah berganti nama menjadi Negara Islam Indonesia (NII). Ada juga RMS, GAM, OPM, PPRI, dan lainnya yang merupakan alternatif-alternatif nama dari NKRI.
Ketidakcocokan dengan NKRI yang akhirnya banyak diantaranya ingin keluar darinya membuat NKRI harga mati ditulis huruf capital dengan tanda seru : NKRI HARGA MATI!. Menandakan bahwa mutlak dan tidak bisa diganggu gugat. Setiap orang Indonesia yang mempunyai rasa cinta tanah air atau patriotisme, ingin agar NKRI tetap ujud dan tidak terpecah atau tergerogoti oleh alasan apapun.
B. Tujuan Makalah
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang sistem pemerintahan dan bentuk NKRI dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua.


BAB II
PEMBAHASAN


A. Bentuk Republik Indonesia
Republik Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asiadan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.487 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara, Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006 dan Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia.
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika, berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkatkeanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.
B. Bentuk pemerintahan Indonesia
Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung. Ibukota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.
C. Sistem Pemerintahan Indonesia
system pemerintahan Presidensial
merupakan system pemerintahan di mana kepala pemerintahan dipegang oleh presiden dan pemerintah tidak bertanggung jawab kepada parlemen (legislative). Menteri bertanggung jawab kepada presiden karena presiden berkedudukan sebagai kepala Negara sekaligus kepala pemerintahan.


Contoh Negara: AS, Pakistan, Argentina, Filiphina, Indonesia.
Ciri-ciri system pemerintahan Presidensial:
1. Pemerintahan Presidensial didasarkan pada prinsip pemisahan kekuasaan.
2. Eksekutif tidak mempunyai kekuasaan untuk menyatu dengan Legislatif.
3. Kabinet bertanggung jawab kepada presiden.
4. eksekutif dipilih melalui pemilu.
2. system pemerintahan Parlementer
merupakan suatu system pemerintahan di mana pemerintah (eksekutif) bertanggung jawab kepada parlemen. Dalam system pemerintahan ini, parlemen mempunyai kekuasaan yang besar dan mempunyai kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap eksekutif. Menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada parlemen.
Contoh Negara: Kerajaan Inggris, Belanda, India, Australia, Malaysia.
Ciri-ciri dan syarat system pemerintahan Parlementer:
1. Pemerintahan Parlementer didasarkan pada prinsip pembagian kekuasaan.
2. Adanya tanggung jawab yang saling menguntungkan antara legislatif dengan eksekutif, dan antara presiden dan kabinet.
3. Eksekutif dipilih oleh kepala pemerintahan dengan persetujuan legislatif.
3. system pemerintahan Campuran
dalam system pemerintahan ini diambil hal-hal yang terbaik dari system pemerintahan Presidensial dan system pemerintahan Parlemen. Selain memiliki presiden sebagai kepala Negara, juga memiliki perdana menteri sebagai kepala pemerintahan.
Contoh Negara: Perancis.


D. Sistem Politik Indonesia
Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat dan dijalankan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensil, di mana Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Para Bapak Bangsa yang meletakkan dasar pembentukan negara Indonesia, setelah tercapainya kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Mereka sepakat menyatukan rakyat yang berasal dari beragam suku bangsa, agama, dan budaya yang tersebar di ribuan pulau besar dan kecil, di bawah payung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Indonesia pernah menjalani sistem pemerintahan federal di bawah Republik Indonesia Serikat selama tujuh bulan (27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950), namun kembali ke bentuk pemerintahan republik. Setelah jatuhnya Orde Baru (1996 - 1997), pemerintah merespon desakan daerah-daerah terhadap sistem pemerintahan yang bersifat sangat sentralistis, dengan menawarkan konsep Otonomi Daerah untuk mewujudkan desentralisasi kekuasaan.





BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan
Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik, dengan memakaisystem demokrasi, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensil, di mana Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Para Bapak Bangsa yang meletakkan dasar pembentukan Negara Indonesia, setelah tercapainyakemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Mereka sepakat menyatukan rakyatyang berasal dari beragam suku bangsa, agama, dan budaya yang tersebar di ribuan pulau besar dan kecil, di bawah payung NKRI. Indonesia pernah menjalani sistem pemerintahan federal di bawah Republik Indonesia Serikat selama tujuh bulan (27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950), namun kembali ke bentuk pemerintahan republik. Setelah jatuhnya Orde Baru (1996 -1997), pemerintah merespon desakan daerah-daerah terhadap sistem pemerintahanyang bersifat sangat sentralistis, dengan menawarkan konsep Otonomi Daerah untuk mewujudkan desentralisasi kekuasaan.
Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan, upayaupaya mewujudkan tujuan, pengambilankeputusan, seleksi dan penyusunan skala prioritasnya. Konstitusi Negara Indonesia adalah UUD 1945, yang mengatur kedudukan dan tanggung jawab penyelenggara negara, kewenangan, tugas,dan hubungan antara lembaga-lembaga negara (legislatif, eksekutif, dan yudikatif). UUD 1945 juga mengatur hak dan kewajiban warga negara. Lembaga legislatif terdiriatas Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat. Lembaga Eksekutif terdiri atas Presiden, yang dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh seorang wakil presiden dan kabinet. Di tingkat regional, pemerintahan provinsi dipimpin oleh seorang gubernur, sedangkan di pemerintahan kabupaten/kotamadyadipimpin oleh seorang bupati/walikota. Lembaga Yudikatif menjalankan kekuasaan kehakiman yang dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA) sebagai lembaga kehakiman tertinggi bersama badan-badan kehakiman lain yang berada di bawahnya. Fungsi MA adalah melakukan pengadilan, pengawasan, pengaturan, memberinasehat, dan fungsi adminsitrasi. Saat ini UUD 1945 telah mengalami beberapa kaliamandemen, yang telah memasuki tahap amandemen keempat. Amandemen konstitusi ini mengakibatkan perubahan mendasar terhadap tugas dan hubungan lembaga-lembaga negara.


B. Saran
Saya sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saya sangat mengharap kritik dan saran yang membangun dari para pembaca, agar saya dapat memperbaiki pembuatan makalah saya di waktu yang akan datang.



DAFTAR PUSTAK


- Amir Taat Nasution, “Kamus Politik Nasional” , energie. 1953
- Arbi Sanit, “Sistem Politik Indonesia : Penghampiran dan Lingkungan” , yayasan ilmu – ilmu sosial & FIS – UI, 1980
- Assosiasi Ilmu Politik Indonesia, “Jurnal Ilmu Politik” , Gramedia, 1986
- Mariam Budiarjo, Dkk, “Dasar – dasar ilmu Politik” , Gramedia, 2003 - Sukarna, “Sistem Politik Indonesia, Jilid 4” , Mandar maju, 1993
 
 sekian tentang makalah Sistem Pemerintahan NKRI semoga dapat bermanfaat.

Arti Negara

Pengertian Negara sering kali orang sepelekan,, Padahal seharusnya kalau semua orang paham dan mengerti akan artinya negara maka saya yakin semua orang akan mengikuti segala macam petaturan yang dibuat oleh negara, adapun pengertian negara yaitu sebagai berikut :

Negara berasal dari kata state(Inggris), staat(Belanda), dan etat(Prancis) yang sama-sama asalnya dari bahasa latin status atau statum yang berarti keadaan atau sesuatu yang bersifat yang tegak dan tetap.
Berikut pendapat para tokoh mengenai definisi negara.
1. Menurut John Locke(1632-1704) dan Rousseau(1712-1778), negara adalah suatu badan atau organisasi hasil dari pada perjanjian masyarakat.
2. Menurut Max Weber, negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah.
3. Menurut Mac Iver, suatu negara harus mempunyai tiga unsur pokok, yaitu wilayah, rakyat dan pemerintahan.
4. Menurut Roger F. Soleau, negara merupakan alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama yang diatasnamakan masyarakat.

Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa negara adalah suatu badan atau organisasi tertinggi yang mempunyai wewenang untuk mengatur hal-hal yang berkaitan untuk kepentingan orang banyak serta mempunyai kewajiban-kewajiban untuk melindungi, mensejahterakan masyarakatnya dan sebagainya. Dapat dikatakan menjadi suatu negara bila terdapat wilayah, rakyat dan pemerintahan. Unsur pelengkap suatu negara ialah diakui kedaulatannya oleh negara lain.

Demikian tentang Pengertian Negara semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua dan semoga menjadi faktor yang dapat menjadikan kita sebagai warga negara yang baik.

Rabu, 31 Oktober 2012

Kabupaten Pangandaran

Akhirnya Daerah Pangandaran resmi juga menjadi kabupatan pangandaran, setelah penantian panjang yang telah dilakukan oleh warga masyarakat Ciamis selatan,, akhirnya Paripurna mengesahkan ke 5 daerah, Salah satunya adalah daerah Pangandaran


PANGANDARAN – Disetujuinya pembentukan Kabupaten Pangandaran, Jabar, disambut gegap gempita masyarakat di sana. Rencananya, pengesahan RUU pembentukan Kabupaten Pangandaran menjadi UU akan dilaksanakan dalam rapat paripurna DPR, Kamis (25/10).

Nah, tanggal pengesahan itu yang ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Pangandaran. Penetapan ini dilakukan oleh perwakilan masyarakat dari 10 Kecamatan Kabupaten Pangandaran.

Hal tersebut diputuskan dalam pertemuan jajaran presidium bersama tokoh masyarakat di rumah ketua Presidium H Supratman, di Dusun Gembor, Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih, kemarin (23/10).

“Kita semua sepakat tanggal 25 Oktober menjadi hari lahirnya Kabupaten Pangandaran, hal itu bertepatan dengan pengesahan undang-undang Kabupaten Pangandaran dalam sidang paripurna nanti,” tutur H Supratman.

Supratman berharap, penetapan hari jadi Kabupaten Pangandaran tersebut dibakukan dan tidak diubah kembali pada saat Pangandaran memiliki DPRD dan pemerintahan sendiri. “Ini kesepakatan masyarakat, jadi kalau nanti ada anggota dewan yang mau merubah, masyarakat yang akan protes,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Supratman menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat mengedepankan kebersamaan.

“Saya tidak ingin Pangandaran menjadi ajang perebutan kepentingan kelompok, karena itu jauh-jauh hari saya menegaskan kepada rekan-rekan presidium agar meninggalkan dulu kepentingan kelompoknya, semua satu ikatan dalam wadah presidium untuk tujuan yang sama,” ungkapnya.

Dikatakan Supratman, berkat kebersamaan, cita-cita untuk mewujudkan Kabupaten Pangandaran bisa tercapai. Kerjasama antara presidium dengan jaringan partai politik di tingkat daerah hingga tingkat pusat juga dibangun sangat harmonis.

“Kita sangat beruntung dari pemekaran Sukabumi dan Bogor barat yang lebih dulu (mengusulkan pemekaran,red). Namun ternyata kita yang berhasil lolos, dari 33 usulan DOB kemudian menjadi 19 dan mengkristal lagi menjadi 5, ini semua berkat kebersamaan yang kita bangun selama ini,” tuturnya.

Supratman mengatakan, Pangandaran sempat tersingkir dan kalah oleh usulan pemekaran kabupaten Mamuju Tengah, provinsi Sulawesi Barat, namun berkat dukungan dan perjuangan anggota DPR RI, Pangandaran akhirnya berhasil masuk ke 5 DOB yang akan diparipurnakan 25 Oktober 2012. “Perjuangan sangat keras para anggota DPR pusat juga perlu kita apresiasi, karena dengan gigihnya mereka memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Pangandaran,” kata dia.

Menurut pria berambut putih itu, membangun Pangandaran kedepan jauh lebih berat,“kita tidak bisa pungkiri banyak yang mengintai Pangandaran, banyak yang ingin bermain dan juga berinvestasi, namun kita harus selektif, jangan sampai menimbulkan kerusakan dan kita semua wajib menjaga daerah sendiri,” tuturnya.

Supratman mengatakan, presidium sudah menyusun buku biru yang akan menjadi pedoman penting bagi pemerintahan yang baru nantinya. “Buku biru yang kita buat merupakan panduan bagaimana membangun Pangandaran kedepan menjadi daerah wisata yang mendunia,” tuturnya. (nay/sam/jpnn).


sekian dulu informasi Daerah Pangandaran resmi menjadi Kabupaten Pangandaran, semoga dapat bermanfaat!!!!!!