Tiang Abu Lubabah (Sejarah Masjid Nabawi)

Keutamaan lainnya adalah letaknya yang berhadapan dengan makam Nabi SAW dan bagian kepala beliau SAW.

Allah SWT. berfirman dalam surat al-Anfal ayat 27
“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan juga janganlah kamu menghianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”
Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa ayat ini turun pada Abu Lubabah, ketika dia sadar langsung bahwa dirinya menghianati Allah SWT. dan Rasul-Nya SAW, dia bersumpah tidak akan melakukan apa-apa sampai menemui ajal atau Allah SWT memberikan taubat, dia pergi ke Masjid dan mengikat dirinya pada sebuah tiang selama 9 hari sampai jatuh pingsan.
Kemudian Allah SWT turunkan taubatnya kepada Rasulullah SAW, orangpun mengabarkan kepada Abu Lubabah perihal itu, dan juga ingin melepaskan ikatannya. Namun dia bersumpah bahwa talinya tidak akan dilepas kecuali oleh Rasulullah SAW, dan akhirnya beliau SAW yang melepaskan ikatan itu.
catatan :
Abu Lubabah ibn Abd al-Mundzir al-Anshari terkenal dengan Lubabah, nama dari anaknya, namanya adalah Basyir ibn Abd al-Mundzir, ada yang mengatakan bahwa namanya adalah Rifa’ah ibn al-Mundzir, ikut perang Madinah dan Rasulullah pernah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengurus Madinah, saat pembukaan kota Makkah, dia membawa bendera Bani Amr ibn Auf, termasuk salah seorang utusan pada Bai’at Aqobah, meninggal pada masa Ali, ada juga yang menyebut, setelah tahun 50 H.
Wahyu pengampunan dari Allah SWT untuk Abu Lubabah yaitu dengan turunnya surat At-Taubah ayat 102
وَآخَرُونَاعْتَرَفُواْبِذُنُوبِهِمْخَلَطُواْعَمَلاًصَالِحًا
وَآخَرَسَيِّئًاعَسَىاللّهُ أَنيَتُوبَعَلَيْهِمْ إِنَّاللّهَغَفُورٌرَّحِيمٌ
Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampur baurkan pekerjaan
yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 9:102
Demikian sejarah Mesjid nabawi Mudah-mudahan bermanfaat bagi semua orang.
0 komentar:
Posting Komentar